Hero Banner
PMII Rayon Hukum Komisariat Bela Negara UPN "Veteran" Jawa Timur

Menumbuhkan Generasi Hukum
Intelektual, Bermoral & Berintegritas

Berpijak pada nilai keislaman, keindonesiaan, dan semangat Bela Negara dalam mewujudkan generasi hukum yang kritis, berkarakter, dan berdampak nyata bagi bangsa dan negara

0+
Anggota Aktif
0+
Alumni
0+
Biro
0+
Program/Tahun
Logo Tentang Kami

PMII FH UPN "Veteran" Jawa Timur

PMII Rayon Hukum UPN “Veteran” Jawa Timur merupakan wadah perjuangan, pengabdian, dan pengembangan diri bagi mahasiswa Fakultas Hukum. Kami bernaung di bawah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja). Sebagai bagian dari keluarga besar PMII, kami berkomitmen untuk: • Membentuk kader yang kritis, progresif, dan berintegritas. • Mengembangkan potensi intelektual, spiritual, dan sosial melalui kegiatan kaderisasi, pelatihan, dan advokasi. • Menjadi ruang silaturahmi dan solidaritas bagi mahasiswa hukum dalam menghadapi tantangan akademik maupun sosial. • Memberikan kontribusi nyata bagi kampus, masyarakat, bangsa, dan agama. Kami percaya bahwa mahasiswa adalah agen perubahan, dan melalui PMII Rayon Hukum, setiap kader diajak untuk terus belajar, bergerak, dan berkhidmat dengan penuh semangat kebersamaan.

20+
Anggota Aktif
50+
Alumni
33
Program/Tahun
PMII FH UPN Veteran Jawa Timur Bela Negara • Intelektual • Aswaja

Visi

Mewujudkan PMII Rayon Hukum Bela Negara UPNVJT sebagai wadah kaderisasi yang progresif, inklusif, dan visioner dalam mengembangkan intelektualitas, meneguhkan integritas, serta mengedepankan moralitas sebagai landasan pergerakan.

Misi

Mengoptimalkan proses kaderisasi yang berorientasi pada penguatan intelektualitas kader melalui kajian hukum, sosial, dan keislaman yang kritis-konstruktif.
Meneguhkan integritas kader dengan menanamkan nilai kejujuran, konsistensi, dan tanggung jawab dalam setiap gerak organisasi.
Menginternalisasi nilai moralitas dalam setiap aktivitas organisasi sebagai dasar etika berorganisasi dan berperilaku sosial.
Menghadirkan ruang-ruang dialektika yang terbuka dan solutif untuk membentuk kader yang berkarakter ilmiah, religius, dan humanis.
Membangun sinergi dengan civitas akademika, organisasi mahasiswa, dan elemen masyarakat demi memperkuat peran PMII Rayon Hukum dalam menghadapi tantangan kebangsaan dan kenegaraan.
Program Unggulan

Rangkaian Program

Terukur dampaknya, kolaboratif bersama dosen dan alumni.

Infografis Agama
26 Aug 2025

Infografis Agama

Program Infografis Agama merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan dakwah yang lebih kreatif, menarik, dan mudah dipahami oleh...

Rutinan 21 - Dzikir Bersama
21 Nov 2024

Rutinan 21 - Dzikir Bersama

Rutinan Dzikir 21 merupakan salah satu program kerja kaderisasi PMII Rayon Hukum yang dilaksanakan setiap tanggal 21 setiap bulann...

Perayaan Syukur dan Malam Keakraban
15 Aug 2025

Perayaan Syukur dan Malam Keakraban

Program “Perayaan Syukur & Sukacita Harlah Rayon Hukum ke-VI dan Konsolidasi Akbar” merupakan agenda kaderisasi dan penguatan orga...

<
Tokoh PMII

Tokoh PMII

Prof. Dr. (H.C.) K. H. Ma'ruf Amin

Prof. Dr. (H.C.) K. H. Ma'ruf Amin

Wakil Presiden RI

Lahir 11 Maret 1943. Ulama, dosen, dan politisi. Karier politik sejak DPRD DKI (1971) hingga DPR RI (1997–2004). Aktif di MUI, kemudian ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai pendamping pada Pilpres 2019 (Koalisi Indonesia Kerja).

Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si

Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si

Gubernur Jawa Timur

Lahir 19 Mei 1965 (Surabaya). Menteri Sosial ke-27 (2014–2018). Aktivis & tokoh NU; Ketua perempuan pertama PMII Cabang Surabaya, pernah memimpin IPPNU Jatim dan aktif di KNPI

Mahbub Djunaidi

Mahbub Djunaidi

Ketua Umum Pertama PMII

Lahir 27 Juli 1933 (Jakarta). Wartawan-sastrawan, agamawan, organisatoris, kolumnis, politikus. Dijuluki pendekar pena berkat kritik sosial satire yang tajam—hingga mengesankan Bung Karno

Dr. (H.C.) H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si

Dr. (H.C.) H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Lahir 24 September 1966 (Jombang). Politikus senior, pernah menjabat Wakil Ketua DPR RI, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (2009–2014). Dikenal sebagai tokoh muda NU dan kader PMII yang berpengaruh dalam politik nasional

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta

Lahir 23 Juni 1959 (Sulsel). Guru Besar Tafsir UIN Syarif Hidayatullah. Mantan Wakil Menteri Agama RI (2011–2014). Aktif di dunia akademik dan dakwah moderasi Islam, juga kader PMII sejak mahasiswa

Dr. Aminuddin Ma'ruf

Dr. Aminuddin Ma'ruf

Staf Khusus Presiden RI

Aktivis dan intelektual muda NU. Pernah menjabat Ketua Umum PB PMII (2014–2017). Kini berkiprah sebagai Staf Khusus Presiden Joko Widodo, fokus pada isu kepemudaan, pendidikan, dan kebangsaan

Kegiatan

Kegiatan di PMII

Tersusun rapi dalam tiga aspek utama beserta penjelasannya.

Aspek Keagamaan
Penguatan spiritual & tradisi Aswaja
  • Ziarah Kubur — identitas nahdliyyin: mendoakan para tokoh Islam dan mengingat kematian sebagai muhasabah.
  • Yasin & Tahlil — kirim doa bagi keluarga/tokoh yang wafat sekaligus memohon keselamatan bersama.
  • Sowan Senior — adab ta'dzim kepada senior; menyambung silaturahmi dan meminta arahan.
  • Ngaji Kitab Kuning — pendalaman turats/risalah ulama terdahulu untuk memperkuat manhaj Aswaja.
  • Diskusi Keagamaan — bahas isu-isu fikih, akidah, akhlak dengan pendekatan moderat.
  • Maulid Diba' — menumbuhkan mahabbah Nabi lewat shalawat; anggota juga dilatih bermain banjari.
Aspek Sosial Masyarakat
Kepedulian, advokasi, dan aksi nyata
  • Pembacaan Aksi — respons isu aktual: analisis → rumus sikap → aksi/diplomasi berbasis data.
  • Satgas Covid-19 — sentra vaksinasi, edukasi, dan bantuan bagi warga terdampak.
  • Audiensi & Advokasi — dialog dengan instansi/pejabat terkait untuk solusi sosial.
  • Galang Dana — dukungan cepat untuk korban bencana/musibah.
  • Kunjungan — membangun jejaring lintas organisasi dan internal PMII.
  • Bakti Sosial — khidmah di panti/masyarakat rentan, terutama saat situasi darurat.
Aspek Pendidikan
Nalar kritis, skill, dan pengalaman
  • Diskusi Intelektual — forum rutin meningkatkan wawasan & nalar kritis.
  • Kepecintaan Alam — aktualisasi NDP (camping, pendakian, bersih pantai, dll.).
  • Pelatihan-pelatihan — administrasi, teknik sidang/negosiasi, public speaking, desain grafis, dsb.
  • Penjaringan Minat Bakat — pemetaan potensi agar tersalurkan optimal.
  • Kunjungan Instansi — belajar langsung di KPU, Bawaslu, DPRD, dll.
  • Malam Keakraban — bangun chemistry via studium generale, nobar, hangout.
Apa sih PMII itu?

PMII Itu Apa Sih?

PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) adalah organisasi mahasiswa ekstra kampus berbasis keislaman & ke-Indonesiaan dengan garis ideologi Pancasila dan Aswaja.

Ideologi
Pancasila & Aswaja
Tujuan (Bab IV AD)
Taqwa • Berilmu • Cakap • Bertanggung jawab
Berdiri
Konbes IPNU 14–16 Maret 1960 → 17 April 1960 (Surabaya)

Tujuan PMII: Terbentuk pribadi muslim yang bertaqwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, berilmu, cakap, bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmunya, serta berkomitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Para Pendiri

13 Pendiri PMII

  • Cholid Mawardi
  • Said Budairy
  • Subich Ubaid
  • Makmun Syukri
  • Hilman
  • Ismail Makky
  • Munsif Nachrowi
  • Nuril Huda Suaidi
  • Laili Mansuri
  • Abdul Wahab Djaelani
  • Hizbullah Huda
  • Cholid Marbuko
  • Ahmad Husein
Ideologi PMII

ASWAJA sebagai Ideologi PMII

Kerangka berpikir dan bergerak warga pergerakan.

Asal-usul Paham Aswaja

Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah) muncul sebagai respons terhadap kelompok-kelompok ekstrem dalam memahami dalil-dalil Islam. Paham ini dipelopori generasi sesudah Nabi Muhammad SAW (tābi'īn dan tābi'ut-tābi'īn). Ulama pencetus Aswaja ialah Imam Abu al-Hasan al-Asy'ari dan Imam Abu Manshur al-Maturidi.

Makna Kata Aswaja

Secara terminologis, Aswaja adalah golongan yang mengikuti ajaran Rasulullah SAW dan para sahabatnya.

"Sesungguhnya umat Bani Israil terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan. Umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan; semuanya akan masuk neraka kecuali satu golongan, yaitu yang mengikuti ajaranku dan ajaran para sahabatku."
HR. al-Tirmidzi no. 2565

Prinsip Dasar Aswaja

  • Tawazun — seimbang: menyelaraskan tauhid & ketakwaan kepada Allah, hubungan antarmanusia, serta menjaga alam/lingkungan.
  • Tawassuth — moderat: bersikap tengah, adil, dan lurus.
  • Tasamuh — toleran: menghargai perbedaan dalam urusan keagamaan, kemasyarakatan, dan kebudayaan.
  • Ta'adul — berpihak pada kebenaran: netral, tegak lurus, dan menjunjung tinggi keadilan.
Akidah: al-Asy'ari & al-Maturidi
Fikih: 4 Mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hanbali)
Tasawuf: Junaid al-Baghdadi
Tasawuf: Imam al-Ghazali

Sumber Ajaran Aswaja

  • Al-Qur'an — kalam Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW; sumber hukum utama.
  • Hadis/Sunnah — sabda, perbuatan, dan persetujuan Rasulullah SAW.
  • Ijma' — kesepakatan ulama untuk menetapkan hukum ketika tidak ada nash eksplisit.
  • Qiyas — penetapan hukum melalui analogi karena kesamaan 'illat/kemaslahatan.

Aswaja sebagai Manhajul Fikr wal Harokah

Nilai dan prinsip Aswaja dijadikan metode/kerangka untuk berpikir dan bergerak. Setiap gerak pergerakan bersumber dari penalaran kritis atas epistemologi PMII yang berlandaskan Aswaja. Aswaja menolak cara berpikir dan bertindak yang licik, kasar, merusak, dan intoleran demi menjaga peradaban serta keamanan manusia.

Tujuan akhirnya adalah membentuk kader inti ideologis yang mewarisi nilai dan semangat para pendiri PMII untuk mewujudkan tujuan utama PMII:

"Terbentuknya pribadi muslim Indonesia yang bertakwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, berilmu, cakap, dan bertanggungjawab dalam mengamalkan ilmunya serta komitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia."
Cara Bergabung?

Cara Gabung PMII (MAPABA)

  • Mengikuti MAPABA — Masa Penerimaan Anggota Baru sebagai syarat utama.
  • Fokus — penanaman nilai & ideologi organisasi.
  • Target — Aswaja, peningkatan akademis, kesadaran kebangsaan & organisasi.
  • Materi Wajib — NDP, Aswaja, Keorganisasian PMII.
Mengapa harus ikut?

Mengapa Harus Ikut PMII?

Organisasi Terbesar

251 cabang di Indonesia + 4 cabang istimewa (Jerman, Maroko, Taiwan, Malaysia).

Melahirkan Tokoh

Banyak tokoh lahir dari PMII: politik, hukum, profesional, akademisi, ekonomi, dll.

Relasi Luas

Di Surabaya: 16 Komisariat & 35 Rayon — networking lintas kampus & fakultas.

Multidisiplin

Belajar lintas ilmu: hukum, ekonomi, media, politik, sosiobudaya, eksakta, dsb.

Legalitas Jelas

Terdaftar pada Kemenkumham & Kemenpora; aktivitas sesuai koridor hukum.

Fasilitasi Minat Bakat

Wadah bertumbuhnya kompetensi anggota dari soft skill hingga advokasi.

Profil Alumni

Alumni yang Berkarier

Sebagian alumni PMII FH UPN "Veteran" Jatim yang meniti karier di berbagai sektor.

Rafik Al Hariri, S.H.
Alumni

Rafik Al Hariri, S.H.

Analis Hukum
Kementerian/Lembaga
Fernanda Putra Aditya, A.Md.Pjk., S.H.
Alumni

Fernanda Putra Aditya, A.Md.Pjk., S.H.

Legal Officer
Perusahaan Swasta
Desi Natalia
Alumni

Desi Natalia

Jaksa / APH
Instansi Pemerintah
Apa Kata Mereka

Apa Kata Mereka tentang PMII?

Galang Brilliant, S. H. (Senior PMII Hukum 2015)
PMll adalah organisasi paling tepat untuk berproses serta pencetak aktivis yang herintelektual dan menjadi insan yang religius. Tidak cukup ilmu dalam kelas dan ikut kompetisi tetapi mahasiswa perlu berpikir kritis yang konstruktif serta mengamalkan untuk rakyat. Maka tuntaskan diri anda dengan bergabung dengan PMIL
Rafik Al Hariri, S. H. (Senior PMII Hukum 2015)
Kalian sehagai mahasiswa mempunyai hak untuk memilih tempat di manapun kalian ingin berproses, tetapi tetap hagiku PMIl adalah tempat dengan sejuta proses yang terbaik didalamnya
Fernanda Putra Aditya, A.Md.Pjk., S.H. (Senior PMII Hukum 2019)
PMll merupakan sebuah wadah untuk mahasiswa yang ingin herproses dalam membentuk pola pikir yang kritis dan landasan bergerak yang progresif dalam berbagai aspek. Teori hisa didapatkan dalam hangku perkuliahan namun implementasi dan pengembangan teori tersebut didapat dari berorganisasi
Nada Nabila (Kader PMII Hukum 2019)
PMII mengajarkan kita untuk peka terhada realitas sosial, kritis dan tetap berpijak pada ajaran agama kita. Marilah bersama - sama berproses dalam pergerakan
Berita

Update Terbaru

Semua Berita
Kekerasan Seksual Merajalela, Sekolah Tetap Bungkam
25 Aug 2025 Muhammad Rafly

Kekerasan Seksual Merajalela, Sekolah Tetap Bungkam

Kekerasan seksual terhadap anak dan remaja kian mengkhawatirkan. Dari pemberitaan media hingga laporan lembaga advokasi,

Pelantikan Pengurus Cabang PMII Jakarta Selatan
21 Aug 2025 Admin 2

Pelantikan Pengurus Cabang PMII Jakarta Selatan

Pengurus baru siap membawa inovasi...

Program Beasiswa PMII untuk Mahasiswa Berprestasi
19 Aug 2025 Admin

Program Beasiswa PMII untuk Mahasiswa Berprestasi

Kesempatan emas untuk mahasiswa...

Kolaborasi

Jejaring Kemitraan

Kolaborasi lintas rayon untuk dampak yang lebih luas.

PMII Rayon FISIP
PMII Rayon TEKNIK
PMII Rayon EKONOMI
PMII Rayon PERTANIAN
PMII Rayon FASILKOM
Tanya Jawab

Tanya Jawab, Yuk!

Ormek akronim dari Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus, Ormek adalah organisasi berbasis kemahasiswaan yang secara struktural kelembagaan organisasi berada di luar kampus.
PMII akronim dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. PMII adalah organisasi mahasiswa ekstra kampus yang berbasis keislaman dan ke- Indonesiaan dengan garis ideologi Ahlussunnah Wal Jamaah
Karena PMII kalian akan mendapatkan doktrin keislaman sekaligus doktrin keindonesiaan. Hal ini akan membuat kalian menjadi sosok yang ideal : menjadi pribadi yang Religius sekaligus pribadi yang Nasionalis, anggota PMII berada pada posisi yang moderat. Tidak ekstrim kanan juga tidak ekstrim kiri, tapi moderat. Pribadi moderat adalah ideal untuk realitas sosial yang plural.
Semua mahasiswa yang beragama Islam apapun alirannya bisa menjadi anggota PMII dengan cara mengikuti MAPABA. MAPABA merupakan akro nim dari Masa Penerimaan Anggota Baru, kaderisasi formal pertama di PMI